Karena Aku Teknik Fisika !

12/13/2012


Kali ini saya akan berbagi tentang prospek lulusan teknik fisika, ini saya tulis berdasarkan hasil wawancara saya dengan bapak Anas Yusuf sebagai lulusan Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung dan berbagai sumber dari buku dan internet 
teknik fisika

Bapak Anas Yusuf menjelaskan bahwa prospek pekerjaan bagi lulusan Teknik Fisika sangat luas. Lulusan Teknik Fisika dapat bekerja diberbagai industri sebagai insinyur profesional di bidang instrumentasi dan kontrol, akustik dan teknik pencahayaan, teknologi bahan, serta tata udara, staf peneliti di bidang teknologi terapan, staf pengajar di institusi pendidikan. Industri yang menyerap lulusan Teknik Fisika :

1.      Industri Rekayasa dan Konstruksi (EPC : Engineering, Procurement & Construction)

Industri ini dimotori oleh perusahaan-perusahaan yang menangani rancang bangun suatu pabrik (plant) (contohnya: kilang minyak, pabrik petrokimia, pembangkit listrik), atau merancang bangun fasilitas produksi (contohnya: anjungan minyak dan gas lepas pantai, jalur produksi / perakitan otomatis, dll.). Rancang bangun ini dilakukan mulai dari atas kertas hingga mulai beroperasi.

Dalam pengerjaan rancang bangun suatu pabrik atau fasilitas produksi ini, lulusan Teknik Fisika akan bekerja sama sangat erat dengan process engineer (biasanya lulusan teknik kimia). Process engineer akan merancang dan menentukan alur proses dan unit-unit pemroses apa saja yang diperlukan, dan menuangkannya dalam process flow diagram serta P&ID (piping and instrument diagram). Sebagai instrument engineer, lulusan Teknik Fisika kemudian akan memberi input dan memfasilitasi otomatisasinya dengan diantaranya :
 
a.        Merancang dan atau memilih alat ukur besaran proses yang sesuai (mis.: orifice DP flowmeter atau ultrasonic flowmeter?)
b.        Merancang dan atau memilih final control element (mis.: menentukan kapasitas, karakteristik dan material dari control valve)
c.         Mendiskusikan dan menentukan strategi kontrol yang tepat (mis.: proses bersifat sequential atau kontinu?)
d.        Merancang sistem pengaman proses (process safety/safeguarding system) (mis.: safety logic diagram, cause and effect diagram)
e.         Merancang dan atau memilih implementasi teknologi otomasi yang sesuai (mis.: menggunakan PLC atau DCS?)
f.         Memfasilitasi agar representasi besaran-besaran proses tersedia di layar monitor control room (mis.: gambar pompa warna merah berarti pompa tersebut trip)
g.        Mengkaji P&ID beserta dokumen terkait lainnya dalam HAZOP (hazard & operability studies) bersama-sama process engineer, piping engineer, mechanical engineer, operation engineer, maintenance engineer, safety engineer, dll. untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kekurangan yang ada sebelum disain dari pabrik atau fasilitas produksi dibangun. (mis.: apakah tersedia alarm proses, alarm kebocoran gas, alarm kebakaran, emergency shutdown yang sesuai).

Interface dengan piping engineer dan mechanical engineer (lulusan teknik mesin) juga diperlukan untuk menentukan karakteristik dari material instrumentasi, menentukan cara penempatannya di perpipaan dan tanki / unit proses, dll. Sedangkan interface dengan electrical engineer (lulusan elektro arus kuat) diperlukan untuk memfasilitasi tersedianya indikasi dan alarm alat produksi (pompa, kompresor, turbin, dll.) di control room.

Berikut adalah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang bergerak dalam bidang rancang bangun pabrik dan fasilitas produksi yang banyak memiliki insinyur instrumentasi didalamnya: PT Tripatra, PT Rekayasa Industri, PT McDermott Indonesia, PT IKPT, PT Amec Berca, PT KBR Indonesia, PT Gunanusa Fabricator, PT. Technip, PT CeriaWorley, PT Pertafenikki, PT Saipem, dll. Untuk melihat contoh aktivitas pekerjaan apa saja yang dilakukan dapat dilihat di website masing-masing, seperti : tripatra.com, technip.com dan lain-lain.
    
2.      Industri Produk Sistem Instrumentasi dan Integrator Sistem

Industri ini dimotori oleh perusahaan-perusahaan yang memproduksi sistem instrumentasi dan kontrol (vendor) maupun perusahaan yang bersifat melakukan perancangan sistem kendali pabrik terintegrasi. Adanya produksi instrumentasi dengan berbagai jenis merek, memungkinkan suatu pabrik menggunakan sistem instrumentasi dan kontrol dengan merek yang berbeda-beda dimulai dari lapangan sampai ke tingkat manajemen parbik. Dibutuhkan suatu usaha untuk mensinkronkan kerja dari alat-alat tersebut supaya berfungsi dengan baik dan optimal.

Suatu perusahaan bisa murni melakukan pekerjaan integrasi sistem ataupun melakukan pekerjaan integrasi sistem sekaligus menjual produk instrumentasi. Berikut adalah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang bergerak sebagai supplier dan service provider perangkat instrumentasi dan kontrol, dan banyak memiliki insinyur instrumentasi didalamnya: PT Yokogawa Indonesia, PT Widya Pandu Ekatama,  PT Control System Indonesia, PT Transavia Otomasi Pratama, PT Wifgasindo Dinamika Instrument Engineering, PT Somit Karsa Trinergi, dll. Untuk melihat contoh perangkat instrumentasi dan kontrol, website vendor induknya dapat dilihat, seperti : emersonprocess.com, yokogawa.com dan lain-lain.

3.      Industri Pengolahan dan Manufaktur

Pabrik atau fasilitas produksi yang sudah berjalan memerlukan insinyur instrumentasi dan kontrol untuk melakukan perawatan, penyelesaian masalah ataupun perancangan sistem baru yang akan ditambahkan pada pabrik atau fasilitas produksi. Hal ini karena semua industri sekarang menggunakan otomatisasi sebagai bagian integral dari unit proses atau fasilitas produksi. Tanpa otomatisasi atau instrumentasi pabrik atau fasilitas produksi akan menjadi sangat tidak efisien dan seringkali membahayakan.

Industri pengolahan dan manufaktur memiliki banyak ragam, mulai industri hulu hingga hilir seperti : industri minyak dan gas, industri pupuk, industri semen, industri makanan dll. Industri manufaktur memiliki banyak ragam dari mulai industri manufaktur elektronika, manufaktur kendaraan bermotor (mobil/motor), manufaktur peralatan industri, dll. Berikut adalah beberapa nama perusahaan nasional maupun multinasional yang memiliki pabrik atau fasilitas produksi dan banyak memiliki insinyur instrumentasi didalamnya: PT ExxonMobil Oil Indonesia, PT Chevron Indonesia, PT. Total E&P Indonesie, PT Pertamina E&P, PT Medco Indonesia, PT Pupuk Kaltim, PT Chandra Asri, PT Asahimas Chemical, PT Semen Gresik, PT Unilever Indonesia, PT Panasonic Indonesia, PT Astra International.

Berikut ini adalah bidang yang biasanya ditempatkannya para lulusan Teknik Fisika.


1.      Perminyakan dan Pertambangan
Bidang ini adalah bidang yang palng banyak ditempati dan diminati lulusan-lulusan Teknik Fisika.Di Perminyakan, lulusan Teknik Fisika banyak menempati posisi sebagai Instrument engineer, Control Engineer, Process Engineer, Facility Engineer, dan Production Engineer. Jika anda mencari lulusan Teknik Fisika di suatu perusahaan perminyakan, maka carilah di posisi-posisi tersebut. Dijamin (terutama instrument engineer) akan banyak ditemukan lulusan Teknik Fisika

2.      Telekomunikasi dan Elektronika
Dengan adanya spesialisasi di bidang Instrumentasi dan Kontrol, banyak pula lulusan Teknik Fisika yang mengadu peruntungannya di bidang-bidang tersebut. Kebanyakan, mereka beraksi di vendor-vendor yang ada. Contohnya di Yokogawa, Nokia atau Huawei. Namun tidak sedikit pula yang bekerja di operator telekomunikasi. Bahkan ada seorang alumni Teknik Fisika yang telah berhasil menjadi salah satu petinggi di salah satu operator Telekomunikasi terbesar di Indonesia.

3.      Teknologi Informasi
Sekali lagi, dengan keberadaan keahlian Instrumentasi dan Kontrol, Teknik Fisika juga banyak melahirkan programmer-programmer handal. Ada pula yang sudah berhasil mendirikan perusahaan IT. Keahlian programming alumni Teknik Fisika biasanya sangat spesifik karena kesempatan belajarnya sendiri juga tidak terlalu banyak. Setidaknya tidak sebanyak mahasiswa Elektro, Informatika atau Ilmu Komputer. Namun justru itu yang menjadi keunggulan Teknik Fisika. Karena, meski hanya satu atau dua bahasa pemrograman, bahasa tersenut dikuasai sangat dalam. Perludiingat, banyak orang mampu menggunakan banyak bahasa pemrograman. Namun mereka jadi kurang fokus. Padahal yang dibutuhkan saat ini adalah yang spesifik.

4.      Energi
Bidang ini memang tidak pernah mati. Selain perminyakan dan pertambangan, energi terbarukan adalah bagian yang banyak dirambah. Namun, karena sedikitnya peluang di dalam negeri, banyak yang menyerbu ke luar negeri dengan penghasilan yang amat sangat luar biasa besar. Selain itu, Teknik Fisika bisa dibilang penguasa tunggal bidang ini. Sampai saat ini, baru Teknik Fisika UGM dan ITS yang menyediakan kurikulum khusus bidang energi terbarukan. Saking tidak adanya pesaing, ada perusahaan multinasional bidang energi terbarukan yang SEMUA karyawannya adalah lulusan Teknik Fisika UGM (sampai saat ini). makin langkanya minyak bumi membuat karir di idang ini sangat menjanjikan. Bahkan, kalaupun anda hanya mau berkarir di Indonesia, itu bukan masalah yang besar. Karena saat ini saja, akan berdiri beberapa perusahaan energi terbarukan di Indonesa. Selain itu, beberapa perusahaan yang sudah mapan seperti MEDCO, PERTAMINA atau REKAYASA INDUSTRI juga akan melakukan ekspansi di bidang ini

5.      Pembangkit Listrik
Tak bisa dipungkiri, pembangkit tetap menjadi primadona para lulusan Teknik Fisika. Banyak lulusan Teknik Fisika yang berkarir disini. Beberapa perusahaan tersebut antara lain PLN, Chevron Geothermal, Geodipa, Indonesia Power, Pembangkit PJB Paiton maupun Suralaya dll.

6.      Industri Manufaktur, Petrokimia ( pupuk, kimia,farmasi ) dan Otomotif
Industri ini membutuhkan sangat banyak instrument engineer. Tak heran, sebagian besar lulusan Teknik Fisika berkarir disini.


7.      Industri Kontraktor
Kontraktor menjadi salah satu bidan yang sangat diminati lulusan Teknik Fisika. Industri Kontraktor disini meliputi Kontraktor Perminyakan, Kontraktor Bangunan, Konsultan Bangunan, Mekanikal Elektrikal. Yang paling tekenal tentu saja bidang HVAC (Heating, Ventilating and Air Conditioning). Sebuah bidang yang sudah membuat lulusan Teknik Fisika sangat dikenal.

8.      Berbagai Departemen

Lulusan Teknik Fisika tidak hanya berkarir di bidang industri. Banyak juga yang berkarir di berbagai departemen. Contohnya Departemen Pekerjaan Umum, Departemen Energi, LIPI, BATAN, BPPT dan lain-lain.
  
Kelebihan yang spesifik dari lulusan Teknik Fisika menurut bapak Anas Yusuf adalah kemampuannya untuk bekerja dengan sistem yang melibatkan secara simultan banyak aspek fisika dan teknik. Dengan keilmuan dasar yang sangat kuat, alumni Teknik Fisika sangat mudah mengembangkan diri termasuk menyeberang bidang keilmuan. Banyak teknik mapan yang kurang memperhatikan dasar, pada akhirnya ketika teknologi semakin maju mereka tidak mampu mengembangkan diri karena ilmu dasar yang kurang. Teknik Fisika merupakan jembatan MIPA dan Teknik, karena memiliki dasar Fisika dan Matematika yang sangat kuat.

Bapak Anas Yusuf bercerita tentang kelebihan Teknik Fisika yang beliau alami. Beliau sewaktu kuliah mengambil konsentrasi instrumentasi dan kontrol, dan beliau juga belajar banyak mengenai automation di industri dan tentu saja instrumentasinya. Kemudian bapak Anas Yusuf bekerja di Schneider Electric menjadi MT di awal-awal kerja, sehingga memiliki waktu untuk belajar semuanya, dari automation sampai electrical.

Dari technical sampai komersial, dari sana beliau mengerti electrical, dan alhasil bapak Anas Yusuf sekarang menjadi Electrical dan Instrument Engineer yang menghandle dari Electrical distribution sampai automation, bahkan sampai bracket-bracket yang cenderung mechanical engineer.
Beliau juga bercerita bahwa teman-temannya sewaktu kuliah ada yang kerja di konsultan seperti Technip, Saipem, Singgar Mulia. Kebanyakan sebagai instrumen engineer. Ada juga yang bekerja dibidang kontraktor seperti Tripatra, Rekayasa Industri, JGC, kebanyakan sebagai instrumen engineer.

Walaupun ada juga yang sebagai Bisnis development, kemudian mereka bekerja di Pertamina di pemasaran, Pertamina EP sebagai reservoir engineer maupun surface facility engineer. Di Medco, STAR Energi sebagai Instrumen engineer. Kemudian di Oil Service ada juga yang di baker hughes, Schlumberger, Halliburton.

Total  10 orang teman beliau yang bekerja  di oil service baik sebagai wireline engineer maupun drilling engineer, dari 10 ini ada yang di US, Abu dabi, Angola, Iraq. Ada yang bekerja sebagai Lighting Engineer mendesain tata cahaya untuk building, indoor maupun outdoor. Contoh-contoh tempat kerja teman-teman beliau adalah LEN, BPPT, PNS di kementerian perindustrian, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian perdagangan, Siemens, ABB, Allen bradley, Invensys, Control System.

Ada juga yang bekerja di perbankan sebagai ODP di BRI, Mandiri, BNI.  20% (36 orang) teman-teman seangkatan beliau sewaktu kuliah juga ada yang bekerja di bidang biomedical, Managemen Energi, Nano teknologi, Material science, Control, Plasma, Fisika Bangunan (lighting dan tata suara), Gelombang  Electromagnetic. Untuk kuliah S2 mereka ada yang di ITB, Belanda TU delft, TU eindhoven, Poland Warsaw, Politeknik Como Italy, Jepang, Korea, Germany, Arab Saudi dan lain-lain. Dari 36 teman beliau itu, ada 8 org yang sedang mengejar Doctor.


yakk,,, sekian share gue tentang prospek teknik fisika :))


50 Tahun Pendidikan Teknik Fisika, ITB, 2004
http://rizahadifisika.wordpress.com/teknik-fisika-it-telkom/

You Might Also Like

11 Komentar

  1. kuliah di jurusan fisika?? Lancar2 terus ya kakak :)

    BalasHapus
  2. iya di fisika teknik tepatnya bukan FMIPA hohoho.. sipp :))

    BalasHapus
  3. semangat!!
    ada anas yusuf diwawancara hehe

    BalasHapus
  4. @Resha Ilham

    hehehe iya kebetulaan wawancara sama pak anas :D

    BalasHapus
  5. Kalo sesuai jalur dan dapat kesempatan memang kerjanya seperti yang disebutkan di atas...tapi gak sedikit juga yang susah mencari pekerjaan dan akhirnya banting stir kerja di bank atau bidang ekonomi yang notabene menyedot paling banyak tenaga kerja lulus kuliah...

    kunci biar dapat kerjaan sesuai dengan jurusan kuliah cuma satu, KONEKSI...hehehe gak ada yang laen deh...

    BalasHapus
  6. @kloset galau memang ada juga di bank, cuman bagian sistem :D tapi ada juga lulusan arsitek kerjanya teller bank :D yaks bener bang, konaksi harus kuat wkwkwk...

    BalasHapus
  7. Balasan
    1. it telkom ( skrg universitas telkom )

      Hapus
  8. Kak, aku tahun ini diterima sbg mahasiswa baru teknik fisika stt telkom kak. Untuk mahasiswa yg perempuan di t.fisika itu banyak ngga kak? Dr tahun ke tahun? Aku takut perempuan sendiri hehe.. Oya 1 lagi kak, pantes ngga sih kalau perempuan ambil t.fisika?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha Saya juga disitu... selamat berjumpa nanti wkwk

      Hapus
  9. Makasih bang infonya! makin mantep deh gue pilih tf :D

    BalasHapus

"Baca tanpa komentar itu kurang lengkap seperti hati orang jomblo" :p

Jadi berkomentarlah bebas, Kritik dan saran sangat diperlukan. Asal gak SARA dan jangan ANONIM yak, nggak usah ngasih link blog, pasti dibuka kok blog kamu :))