Hal Kecil Untuk Selamatkan Lingkungan

4/12/2013

Beberapa hari yang lalu gue sama temen @titoakbarsugest balik dari cari spanram buat kanvas dengan hasil nihil pengen ke daerah daeyuh kolot (Bandung Selatan). Karena saat itu ternyata banjir belum surut jalanan dari Terusan Buah Batu sampai Bojong Soang macet langsung aja puter balik arah buat balik Ke arah YPT.

Karena arah baliknya cuman seperempat jalan, gue sama tito lewat gang-gang kecil, sampai akhirnya lewat jembatan kecil di daerah Sukabirus, gue bengong ngelihat sampah rata seluruh sungai yang tingginya mungkin 30 cm dibawah jembatan *sorry nggak ada foto, kalau liat pasti jijik sendiri -.-

Gue sendiri kost di daerah PGA (Pemakaman Griya Asri) Yep~ bener pemakaman! Sungai PGA juga nyambung ke sukabirus tadi. Pernah liat ada orang saat ujan gede dan sungai mulai meluap malah buang sampah ke sungai *mungkin dipikirannya kalau sungai lagi gede sampah cepet sampai lau kali yee~. Dari situ gue mikir kenapa orang masih acuh banget terhadap lingkungan? apa faktor pendidikan? Mungkin~

Sembari bikin post ini gue ngetweet


Nggak banyak yang reply, beberapa temen justru tanya apa sukabirus banjir, PGA banjir dan sebagainya. Tetapi ada kakak tingkat @mbahbim2 yang nanggepin tweet gue.

tweet
tweet

Sadar nggak sih lingkungan itu kan kita sendiri yang bakal merasakan dampaknya, kalau sampai banjir, pencemaran, polusi dan sebagainya siapa yang bakal kena penyakit? kita sendiri kan pastinya. Nah maka dari itu mulai sadar pentingnya menjaga lingkungan dimulai dari hal kecil sehari-hari di sekitar kita. Kita dapat mulai dengan cara-cara berikut

1. Buanglah sampah pada tempatnya

Buanglah sampah pada tempat yang disediakan, Kan udah banyak tuh tempat sampah disediain, sekolah atau kampus mana yang nggak punya tempat sampah? buanglah bungkus makanan anorganik ke tempat sampah anorganik, kalau cuman ada 1 tempat sampah yaudah buang di tempat sampah tersebut, Paling sering lihat anak buang botol air mineral sembarangan padahal tinggal jalan beberapa langkah udah ada tempat sampah. 

Yang biru organik yang kuning anorganik yak~
Kalau nggak nemuin tempat sampah ya bawa aja dulu, kalau bawa tas ya masukin tas dan buang di rumah atau dimana nanti lu nemuin tempat sampah. Jangan karena sampahnya kecil misal bungkus permen lu buang begitu aja. 

2. Kurangi Berkendara

Kalu berpergian bisa jalan kaki ya jalan kaki aja, ada sepeda ya naik sepeda itu lebih baik. Kalau agak jauh dan memungkinkan naik kendaraan umum ya naik kendaraan umum, Sejak di BDG gue sendiri lebih sering pake angkot kalau jalan sama anak kostan rame-rame. Tapi ya tau sendiri kondisi kendaraan umum Indonesia kan khususnya angkot, untung saja angkot BDG masih santun. 

Kalau jakarta, hemm.. ada trans jakarta cukup nyaman, ada juga kopaja AC beuu enak banget udah pake AC pake wifi pula. Kalau tau udah macet kenapa malah memper parah? kanapa nggak pake kendaraan umum, kan mengurangi polusi juga. Right?

kopaja ac
Nih dalemannya Kopaja AC, beda jauh sama abangnya~

3. Kurangi Penggunaan Bahan Sekali Pakai

*Bahan sekali pakai itu apaan bay? Semacam mantan yang kalau ... ah ngaco! Bahan sekali pakai itu bahan yang nggak bisa di daur ulang, Misal bungkus makanan dari styrofoam kan banyak tuh sekarang kalau beli makanan dan dibawa pulang bungkusnya itu dari styrofoam apalagi delivery sekitaran kampus YPT, kebanyakan udah pake styrofoam.

emm, enak nih makanannya~
emm, enak nih makanannya~
Kemasan memang menarik tapi dampaknya? FYI.. styrofoam nggak dianjurin buat bungkus makanan. Awalnya styrofoam sendiri sebagai bahan insulasi, sifat bisa mempertahankan suhu baik panas mau dingin ini yang disalah gunakan sebagai pembungkus makanan. Penelitian menunjukan kalau styrofoam mengandung zat-zat berbahaya yang dapat menimbulkan berbagai penyakit karena bahan-bahan kimia yang dikandung. Apalagi makanan panas, bakteri dan bahan kimia akan lebih mudah masuk kedalam makanan. Mau tau lebih lanjut? Baca ini >> ( Kemdiknas )

4. Hemat Energi

Sering kan charger HP atau laptop tetep nyala saat nggak digunain? mulai sekarang buang kebiasaan seperti itu, karena charger yang tetep tertancap ke stop kontak tetep menggunakan energi. FYI.. di dalam charger kan ada komponen-komponen listrik seperti kapasitor dan lain-lain.

Hemat juga dalam penggunaan air, nih anak kostan, sering pasti nyalain air kamar mandi dan lupa matiin, giliran air abis listrik mati, nah loh mau mandi bingung kan~

5. Gunakan Produk Ramah Lingkungan

Sekarang udah banyak sekali produk-produk ramah lingkungan, misalnya makanan nih kan ada makanan organik, emang mahal tapi manfaatnya juga sebanding. Makanan organik tidak menggunakan bahan-bahan kimia dalam pertumbuhannya itu berarti pencemaran tanah akibat pestisida kan bisa diminimalisir. 

Buat kalian yang suka memelihara tanaman mulailah pake pupuk alami untuk memelihara taneman, kalian bisa beli atau buat kompos sendiri dari sampah-sampah organik.

6. Rawat Barang Elektronik

Rawat barang-barang elektronik kalian seperti komponen-komponen HP, Laptop dan sebagainya. Jika barang-barang elektronik itu rusak, misal battery kalian udah ngedrop jangan dibuang ditempat sampah karena beberapa limbah elektronik mengandung racun merkuri dan yang lainnya, sehingga sangat berbahaya bagi lingkungan. Sekarang di buku panduan kalau beli gadget udah ada petunjuk perawatan dan perlakuan terhadap battery tersebut, perlakuan terhadap battery tersebut yaitu dikumpulkan dan diserahkan kepada pengumpul B3 ( Barang Berbahaya dan Beracun ) untuk diolah kembali.

Jenis sampah baterai yang dikumpulkan biasanya:
  • baterai ukuran AA, AAA, C & D
  • baterai jam tangan (yang kecil seperti tablet)
  • baterai lithium: baterai HP, kamera digital, baterai laptop, dll
  • baterai rechargeable
Nih tepat buat ngumpulin battery untuk di olah ( Bandung & Jakarta )
JAKARTA :
PT. Intimedia (Wikimu.com)
Jl. Pakubuwono 6 No. 99 (blkg Apotik Century)
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Cp: Bayu (0817 128 615)

Sekolah Cikal
Jl. T.B. Simatupang kav. 18
Jakarta 12430
Cp: Mahmudin, bagian perpustakaan (0817 9249345)

BANDUNG :
Tobucil
Jl. Aceh no.56
Telp: 022 - 426 1548

Yayasan Kontak Indonesia
Jl. KHA Dahlan No. 67
Telp: 022 - 723 0735



7. Reuse and Recycle


Mulailah untuk memakai barang-barang yang bisa digunakan kembali, memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai menjadi lebih bermanfaat. Misal kalau gue memakai botol bekas air mineral sebagai tabungan akhir bulan gue yang isinya dolar-dolar muahaha.. selain itu kalian bisa gunain botol air mineral menjadi tempat alat-alat tulis, daripada beli bray #MentalAnakKost
canvas bag

Buat kalian yang hobi belanja lebih baik bawalah tas dari rumah, Tas kanvas lebih baik dari pada menggunakan kantong plastik walaupun tercantum "Go Green Plastic". Menggunakan tas kanvas juga terlihat lebih kece, harga juga nggak mahal untuk standar harga mulai dari 30rb-an itu sebanding dengan manfaatnya kan? Ups,, @noda_id bakal ngeluarin design baru buat tas kanvas yuk di follow :)) 


Yep~ sudah kayaknya segitu dulu hal-hal kecil untuk menyelamatkan lingkungan. Perbuatan kecil apapun yang kalian lakukan untuk menyelamatkan itu sangat bermanfaat dari pada tidak sama sekali, kalian sendiri yang akan menikmati. Jadi mulailah berbuat untuk selamatkan lingkungan dari diri sendiri. Kalau ada kritik, saran, masukan, pendangan lain silahkan share di comment box.  


   Vielen dank alles~          

NB: Gue pake text warna kurang item ( hemat tinta ) muahahaha~

Pic source:
http://jakarta.kompasiana.com/transportasi/2012/09/17/kopaja-ac-potret-angkutan-kota-yang-lebih-manusiawi-494035.html
inhabitat.com
http://flymaxexim.com

You Might Also Like

15 Komentar

  1. Bookmark post yg ini bay

    BalasHapus
  2. Setuju banget! Kalo bandung sampe banjir, gimana jakarta? Bahahaha,, Lindungi Bumi Kita *iklan*

    BalasHapus
  3. yups! langkah-langkah di atas cukup ampuh untuk mencegah Bumi dari kerusakan. Intinya sih, sebelum kita "memberi" sesuatu ke Bumi, sebaiknya kita pikirnya apa yang bakal "diberikan" oleh Bumi pada kita. Okeh?

    BalasHapus
  4. Hehehe info yang sangat bermanfaat ternyata. Jadi mulai sekarang ngelakuin hal kecil-kecil dulu ah. Masukin sampah kecil ke saku kalau belum nemu tempat sampah. Hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih baik hal kecil daripada nggak sama sekali kan? :)

      Hapus
  5. aku orang yang selalu buang sampah pada tempat nya ko'.. :')

    BalasHapus
  6. makasih nih postnya, sangat bermanfaat bro! :D

    BalasHapus
  7. Dukung kami Greenpack untuk mewujudkan indonesia yang lebih hijau dan ramah terhadap lingkungan. Kunjungi kami di http://www.greenpack.co.id/

    BalasHapus

"Baca tanpa komentar itu kurang lengkap seperti hati orang jomblo" :p

Jadi berkomentarlah bebas, Kritik dan saran sangat diperlukan. Asal gak SARA dan jangan ANONIM yak, nggak usah ngasih link blog, pasti dibuka kok blog kamu :))